Persiapkan Dolly Sebagai Kampung Wisata, Tukang Becak Dilatih Menjadi Pramuwisata

Persiapkan Dolly Sebagai Kampung Wisata, Tukang Becak Dilatih Menjadi Pramuwisata

2017-05-18 12:51:01 +0700

Dinkominfo-Wajah Dolly kian berubah signifikan dari muramnya lokalisasi menjadi bakal salah satu tujuan wisata. Hal tersebut didukung dengan pembangunan berbagai infrastruktur dan sumber daya manusia. Salah satunya melalui pemberdayaan tukang becak UKM, Karang Taruna, warga terdampak eks lokalisasi.

Bertempat di aula kantor kelurahan Putat Jaya, Kamis (18/5), sebanyak 60 peserta mendapat pelatihan pramuwisata. Pelatihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian Festival Dolly Saiki 2017.

Yunus, camat Sawahan dalam sambutannya mengatakan, kelak Dolly akan menjadi kampung wisata untuk itu butuh kebersamaan seluruh lapisan masyarakat, seperti pegiat UKM dan tukang becak. Ia berharap tukang becak dapat mendukung dengan menerapkan tarif yang sesuai. Yunus menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan menggelar lomba hias becak. Bagi pemenang akan mendapat hadiah uang pembinaan.

Sedangkan Ahmad Agung Nurawan, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surabaya mengatakan, ia mengharap kerjasama mulai dari tukang becak, tukang parkir, UKM dan sebagainya untuk mendukung Dolly sebagai Kampung Wisata. Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat mengarahkan ke tujuan wisata yang ada di Kampung Dolly kepada turis asing yang datang.

Dalam kesempatan tersebut terdapat dua pemateri yang berbagi ilmu. Antara lain Irpan Harianja, ketua forum komunikasi pengelola objek wisata kota Surabaya dan Rieka Pasterna, pengajar English First.

Irpan membawakan materi bertema Tips Sukses Promosi Menuju Dolly Kampung Wisata. Ia mengajak para tukang becak dan UKM untuk rajin memunggah foto Kampung Dolly ke media sosial agar lebih dikenal. Menurutnya, para tukang becak dapat mengarahkan turis yang memanfaatkan jasa mereka ke beberapa tujuan wisata yang ada di Dolly.

Sementara itu Rieka mengatakan, melalui pelatihan ini diperkenalkan bahasa yang simpel dan mudah mereka hapalkan. Ada angka-angka yang mereka hapalkan, mengingat mereka akan menyampaikan tarif kepada tamu asing. Ia berharap, mudah-mudahan ke depan jika ada tamu asing mereka siap dan tidak gugup. (pri)