SMPN 23 Surabaya Mengawali Penjurian Babak Final Lomba Lingkungan Sehat Sekolah (LLSS) Tingkat Nasional

SMPN 23 Surabaya Mengawali Penjurian Babak Final Lomba Lingkungan Sehat Sekolah (LLSS) Tingkat Nasional

2017-12-07 11:47:53 +0700

Dinkominfo-Prestasi membanggakan kembali terukir untuk Kota Surabaya tercinta. SMP Negeri 23 Surabaya masuk kedalam nominasi Lomba Lingkungan Sekolah Sehat (LLSS) Tingkat nasional program UKS yang diselenggarakan oleh 4 Dinas Terkait (Pemerintah Dalam Negeri, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan Departemen Agama) yang tergabung dalam Tim Pembina Usaha Kesehatan Sekolah (TP-UKS).


Dalam agenda awal penjurian, tim juri gabungan disuguhi pemaparan mengenai program-program kerja yang telah dilakukan oleh pihak sekolah yang diwakili oleh siswa-siswi yang tergabung dalam tim UKS SMPN 23 Surabaya. Pemilahan sampah organik dan anorganik, pengolahan sampah menjadi pupuk kompos, serta pembinaan dan pelatihan kader menjadi program kerja utama bidang lingkungan  yang telah sukses dijalankan oleh sekolah. Tak hanya itu, sekolah yang beralamat di jalan Kedungbaruk ini juga mengadakan imunisasi campak kepada seluruh siswa-siswa yang masuk kelas 7, imunisasi DT dan TD, sampai menghadirkan petugas dari puskesmas untuk melakukan penyuluhan personal hygiene dan gilut.

Asisten Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Hidayat Syah menekankan bahwa program-program lingkungan yang telah dilakukan oleh pihak sekolah bukan hanya dalam rangka menyambut perlombaan saja, lebih dari itu pihaknya berharap lingkungan sekolah ini menjadi salah satu instrumen pendukung pembentukan manusia yang bermutu. Karena lingkungan sehat akan membawa pengaruh positif terhadap warga sekolah.

Feni Irawati, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur saat menyampaikan maksud dan tujuan kunjungannya antara lain, untuk mengetahui indikator kebersihan dalam lingkukan sekolah sehat, seperti Ruang Kepala Sekolah, Ruang Guru, Perpustakaan, Ruang Kelas, kamar mandi/WC, Ruang UKS, Kantin, Gudang, Tempat Ibadah, serta Halaman dan Pagar Sekolah. Ia menambahkan jika nantinya pengumuman dan penghargaan lomba akan disampaikan saat peringatan Hari Pendidikan Nasional yang akan digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Penilaian tim juri dilanjutkan dengan observasi lapangan di semua obyek yang termasuk dalam indikator lingkungan sekolah sehat. Saat melakukan observasi, tim juri didampingi oleh siswa-siswi SMPN 23 Surabaya, para guru, dan juga tak mau ketinggalan bapak dari semua siswa-siswi di Kota Surabaya, Ikhsan selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya.

Seusai melakukan penilaian di SMPN 23 Surabaya, agenda tim juri penilai selanjutnya adalah menuju ke SD AT-Taqwa yang berada di Griya Babatan Mukti Witubg, dilanjutkan menuju SDN Sememi I, dan terakhir di Sektap TP UKS Kota Surabaya. (hnm/pri)

Agenda
2017-11-23 15:38:34 +0700
Himbauan Hari Bebas Kendaraan Bermotor
2017-11-14 15:51:28 +0700
Pertunjukan Rakyat
2017-11-13 14:50:04 +0700
Bursa Kerja Terbuka November 2017
2017-11-11 15:28:50 +0700
Pesta Cak Koen 2017
2017-11-10 13:16:39 +0700
Jadwal Pelaksanaan Bazar Usaha Mikro Tahun 2017