DPRD Kabupaten Klaten Bertandang ke Surabaya Pelajari e-Government

DPRD Kabupaten Klaten Bertandang ke Surabaya Pelajari e-Government

2018-08-08 16:01:23 +0700

Dinkominfo - Tak henti-hentinya melakukan berbagai terobosan dan inovasi membuat Pemerintah kota (Pemkot) Surabaya kembali mendapat apresiasi dari berbagai daerah. Kali ini Surabaya mendapat kunjungan kerja dari DPRD Kabupaten Klaten berkunjung ke Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya, Rabu (8/8). Rombongan diterima di Ruang Rapat Dinkominfo oleh Sekretaris Dinkominfo Surabaya, Cahyo Utomo.

"Selamat datang bapak ibu sekalian di Pemkot Surabaya, di Dinkominfo Surabaya" ucap Cahyo di awal sambutannya sore ini. Sekretaris Dinkominfo asal Yogyakarta ini terlebih dahulu mengobrol santai dengan rombongan asal daerah yang memiliki sebutan kota 1001 warung soto sebelum memulai paparan.

Sri Astuti selaku wakil ketua rombongan pansus 15 DPRD Kabupaten Klaten menyampaikan tujuan kunjungan kerja kali ini adalah untuk mengetahui lebih dalam tentang Rancangan Perda   Penyelenggaraan EGovernment. "Kedatangan kami ini dalam rangka Konsultasi/Studi Komparasi/ Studi Banding mengenai Perda EGovernment, semoga nanyi bisa kami terapkan di Kabupaten Klaten," tutur Astuti.

Cahyo menjelaskan, untuk menjawab tantangan era jaman sekarang ini internet sangat diperlukan. Karena saat ini kita telah memasuki era revolusi industri keempat yang menjadi titik berat terkait internet dan jaringan. "Mau tidak mau suka tidak suka kita harus masuk ke dunia online.  Kita (Pemerintah) jangan mau kalah, karena masyarakat juga tanpa dipungkiri telah melaju pesat melalui internet." tutur Cahyo.

Lebih lanjut Cahyo menjelaskan tentang kebijakan Dinkominfo Surabaya yang menaungi e-Government.  e-Government sendiri terdiri dari 2 unsur penting yakni Proses Pengelolaan Pembangunan Daerah dan Proses Layanan Masyarakat. Proses Pembangunan Masyarakat memiliki berbagai macam aplikasi yang dioperasikan oleh masing-masing Organisasi Perangkat Darrah (OPD).

"Regulasinya satu aplikasi satu perwali. Setiap aplikasi dipayungi oleh regulasi. Ada beberapa regulasi yang dinaungi Perda. Sifatnya Perda ini untuk mengikat kewajiban dari maayarakat, seperti perpajakan." kata Cahyo didepan 15 anggita DPRD Kabupaten Klaten.


Cahyo juga memaparkan, posisi Dinkominfo ini sebagai pondasi dasar tentang jaringan dan internet di Pemkot Surabaya. "Kami harus menyiapkan mulai dari Data Center, Fiber Optic, VPN, Wireless, CCTV, sampai Sistem Monitoring," pungkasnya.

Berbagai aplikasi yang tercakup dalam e-Government dijabarkan pada kunjungan kali ini. e-musrenbang menjadi bahasan selanjutnya dalam kunjungan kali ini. e-musrenbang merupakan aplikasi yang dikhususkan bagi warga Surabaya untuk memberi masukan terhadap pembangunan kota Surabaya. "Dalam aplikasi ini, kita (Pemkot Surabaya) bisa tahu semua usulan dari warga, mulai dari tingkatan RW pun dapat kita lihat usulannya," ujar Cahyo. (hnm/pri)

Agenda
2018-08-08 16:33:22 +0700
Mlaku-mlaku nang Tunjungan
2018-08-07 08:05:46 +0700
Surabaya Great Expo 2018
2018-08-07 08:01:13 +0700
Surabaya Photo Contest
2018-08-06 08:48:19 +0700
Kalender Event Agustus 2018
2018-07-26 10:04:32 +0700
Pertunjukan rakyat