Dinkominfo- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun museum olahraga. Museum itu, nantinya akan berisi sederet prestasi yang berhasil diraih atlet-atlet olahraga asal Surabaya, baik di tingkat Asia Pasifik maupun internasional.
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya telah menghubungi beberapa legenda atlet dunia asal Surabaya, seperti Alan Budi Kusuma, Minarti Timur, Lilis Handayani, dan Rudi Hartono. Berbagai penghargaan yang berhasil mereka raih, akan diduplikasi untuk ditampilkan di museum olahraga tersebut. 
Menurut Wali Kota, ada pesan khusus yang ingin disampaikan kepada anak-anak Surabaya dengan membangun museum olahraga tersebut yakni untuk membangun motivasi anak-anak Surabaya, bahwa mereka bisa menjadi pahlawan, baik bagi orang tua, lingkungan, maupun kotanya dengan prestasi di bidang olahraga. Ia menyampaikan museum olahraga itu, nantinya bakal diletakkan di depan Gedung Gelora Pancasila. Wali Kota Risma mengaku, saat ini pihaknya sedang melakukan renovasi. Ia berharap pembangunan museum olahraga itu bakal rampung bulan November 2019. Dengan begitu, tahun ini museum itu bisa segera diresmikan.
Selain membangun museum olahraga, Pemkot Surabaya juga bakal membangun dua kolam renang gratis untuk para pelajar Surabaya. Menurut Wali Kota, kolam renang itu rencananya akan ditempatkan di dekat kampus Universitas Merdeka (Unmer) Surabaya, serta di wilayah Kelurahan Balas Klumprik. “Kalau di luar negeri itu, setiap orang wajib bisa berenang dan menyetir mobil. Karena suatu saat bisa dibutuhkan,” Ujar Wali Kota.
Oleh karena itu, ia ingin kedepannya anak-anak Surabaya sudah dibekali dengan kemampuan renang sejak dini. Pembangunan kolam renang ini, juga menjadi salah satu prioritas Pemkot Surabaya untuk membekali anak-anak Surabaya dengan kemampuan berenang. “Ini nanti gratis untuk para pelajar Surabaya,” Tegas Wali Kota. (Humas Kota Surabaya)