Dinkominfo- Apresiasi dari berbagai pihak tak henti-tentinya diberikan kepada Kota Surabaya. Siang ini, Kamis (7/2) rombongan dari Fakultas Teknologi Informasi Universitas Merdeka Pasuruan mengunjungi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya guna mengetahui penerapan teknologi informasi yang telah diterapkan di Kota Surabaya.

Bertempat di Graha Sawunggaling Kantor Pemerintahan Kota Surabaya, rombongan diterima secara langsung oleh Cahyo Utomo Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Surabaya.

Ahmadi Prasita Nugraha, Kaprodi Teknik Informatika Universitas Merdeka Pasuruan dalam sambutannya menyampaikan kunjungannya kali ini merupakan program visit study mata kuliah tentang implementasi teknologi informasi di sebuah instansi. Ahmadi menyampaikan, kunjungannya ke Dinkominfo Kota Surabaya merupakan kunjungan terakhir, sebelumnya pihaknya telah melakukan kunjungan ke beberapa instansi lainnya.

"Dari sekian banyak informasi yang kita peroleh dari instansi-instansi lainnya, sepertinya informasi dari Dinkominfo Kota Surabaya ini yang paling kita butuhkan. Karena seperti yang kita semua tau bahwa Kota Surabaya dikenal sebagai Smart City dan sudah menerapkan teknologi informasi dalam segala jenis pelayanannya" ujar Ahmadi.

Sementara itu, Cahyo Utomo menjelaskan secara singkat profil Kota Surabaya. Menurutnya, di era modern ini segalanya dituntut untuk cepat dan transparan, termasuk untuk Pelayanan Publik. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Surabaya menggunakan Eletronik Government untuk sistem Pelayanan Publik, Pengelolaan Keuangan, Surat Menyurat hingga Proses Perencanaan Pembangunan di Kota Surabaya.

Menurut Cahyo, dengan menggunakan e-Government ini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses berbagai jenis pelayanan, salah satunya untuk pelayanan kesehatan. Kota Surabaya memiliki aplikasi e-Health untuk masyarakat yang ingin berobat, sehingga tidak perlu mengantri di Rumah Sakit atau puskesmas untuk mengambil nomor antrian terlebih dahulu. Cukup dengan membuka aplikasi e-Health yang dapat diakses dari smartphone, pasien bisa hadir ke RS/Puskesmas sesuai dengan nomer antrian dan jam periksa yang tertera dalam daftar onlinenya. (mia/kik)