Berkat Jumantik, Angka Penderita DBD di Surabaya Menurun


Rabu, 30 Januari 2019

Dinkominfo- Guna meningkatkan kewaspadaan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Kesehatan Kota Surabaya kembali menggelar pertemuan Juru Pemantau Jentik (Jumantik).
Bertempat di Gedung Sawunggaling Kantor Pemerintahan Kota Surabaya, Acara sosialisasi Jumantik dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Febria Rachmanita, Kepala Bappeko Surabaya Eri Cahyadi serta para Jumantik kader wilayah Puskesmas Dukuh Kupang, Kebonsari, Mojo, Gunung Anyar, Sidotopo dan Krembangan Selatan.
Dalam kesempatan tersebut Febria menyampaikan, tidak seperti daerah lain yang mengalami peningkatan korban DBD. Di Kota Surabaya, korban Demam Berdarah Dengue ini relatif menurun. Pada bulan Januari ini, Dinas Kesehatan Kota Surabaya mendata 23 orang menjadi korban DBD. Angka ini relatif menurun jika dibandingkan dengan bulan Desember lalu yang mencapai 42 orang.
"Artinya ada penurunan dari bulan sebelumnya, ini semua karena kerja keras dari para Jumantik yang secara rutin melaksanakan pemberantasan sarang nyamuk" ujar Febria. (Mia/Kik)